Majalengka-pzu.or.id, Tak terasa 6 bulan berlalu tepatnya saat program Kampung Bangkit Budidaya jamur tiram di launchingkan pada tanggal 17 Juni 2019 di Desa Sindang, Kec. Cikijing Kab. Majalengka mulai menghasilkan hasil yang signifikan.

Senin (16 Desember 2019) Tim Kampung Bangkit PZU bergegas untuk melihat perkembangan kampung bangkit budidaya jamur tiram. 6 Bulan pertama ini pmbangunan kumbung (tempat budi daya jaur tiram) sudah bisa menampung 22.000 baglog (media tanam jamur).

Saat ini, baglog yang menunggu masa panen sebanyak 13.000 baglog dari semula yang hanya mampu panen dari 3000-5000 baglog. Saat panen, 13.000 baglog tersebut bisa menghasilkan 50kg-100kg jamur tiram setiap harinya.

Saat ini, budi daya jamur tiram dan produksi makanan olahan telah menyerap 7 tenaga kerja yang berasal dari warga sekitar. Selain itu, budi daya jamur tiram dan produksi makanan olahan pun menjadi salah satu pemasukan bagi pesantren 138 Cikijing.

Ke depannya, program kampung bangkit yg digulirkan pusat zakat umat bisa menyerap banyak tenaga kerja lokal  dan memberikan kontribusi maksimal bagi kemajuan proses pendidikan di Pesantren 138 Cikijing, Kab. Majalengka.

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB