Login

Register

Login

Register

www.pzu.or,id. Tinggal di sebuah kepulauan kecil dengan minim fasilitas bukan hal yang mudah bagi seorang pejuang dakwah, tantangan demi tantangan harus dilalui dengan sabar dan ikhlas agar Islam terus berdiri dan terus beregenerasi. Seperti para pejuang dakwah di Pulau Alor, Alor ini adalah salah satu kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Kabupaten Alor ini adalah sebuah pulau besar di dalam nya ada pulau-pulau kecil, dan pulau bernama Kangge menjadi titik Posko karena posisinya berada di tengah-tengah.

Perjalanan antar pulau ini bukanlah perjalanan yang sebentar, perjalanan antar pulau diperlukan 1 jam perjalanan bahkan hingga enam jam perjalanan laut seperti perjalanan dari pulau Kangge ke Pulau Luki. Tidak hanya perjalanan laut saja yang harus ditempuh, perjalanan darat yang lumayan berat pun harus dilalui, karena tidak sedikit jalan yang masih bebatuan.

Perjalanan darat yang gersang bebatuan dan tanpa lampu penerangan jalan jika malam

Siang dan gelap nya malam tanpa penerangan jalan tidak menghentikan perjuangan dakwah ini. Perjalanan dakwah antar pulau ini membutuhkan biaya lebih dibanding perjalanan dakwah ditempat lain.

Karena fasilitas dakwah yang dibutuhkan masih belum memadai. Seperti halnya perjalanan darat yang membutuhkan kendaraan umum, maka antar pulau ini membutuhkan fasilitas berupa kapal motor. Namun begitu, hingga saat ini para pejuang dakwah di pulau Alor masih menggunakan perahu motor sewa dalam setiap perjalanan dakwah nya.

Dana akumulatif yang dibutuhkan untuk menyewa perahu motor mencapai Rp. 8000.000 rupiah.  Sementara ini para asatizd  menggunakan perahu sewa yang sudah terjadwal, tidak leluasa mengatur waktu untuk berdakwah, bahkan beberapa jadwal harus dibatalkan karena terkadang perahu sewaan tidak ada jadwal berangkat atau  mengalami kerusakan.

Jenis perahu motor yang dibutuhkan

PZU sebagai perantara kebaikan mengajak kepada saudara semua untuk turut serta bahu membahu membangun jembatan dakwah bagi saudara kita di NTT.  Perahu motor yang digunakan tidak hanya untuk perjalanan dakwah tapi juga untuk menjemput santri NTT belajar di masjid al-ikhlas di Kota Magetan Jawa Timur

Santri NTT yang belajar di Masjid al-Ikhlas Magetan Jawa Timur

Dana yang dibutuhkan untuk sebuah kapal motor tidak lah sedikit, perlu bantuan dana yang cukup besar karena untuk Mesin/ Diesel nya saja sudah mencapai harga Rp. 50.000.000 belum body kapal dan lain lain nya.  Butuh perjalanan yang panjang jika cita-cita mulia para asatidz untuk memiliki kapal motor untuk berdakwah tidak dibantu oleh kita semua.

oleh karena itu mari kita sisihkan uang jajan kita untuk saudara kita di NTT, mari kita siapkan amal jariyah terbaik bagi kita kelak jika sudah tiada.

klik link di bawah untuk donasi:

https://kitasaudara.org/program/bahtera_pejuang_dakwah

.

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB