www.pzu.or.id, Bandung. Corona Virus Deasess-2019 (COVID -19) ditemukan di Wuhan, China,  pada Desember 2019. Kasusnya terus meningkat hingga ke berbagai Negara termasuk Indonesia hingga World Health Organization (WHO) menetapkan COVID-19 ini sebagai pandemi (Pandemi adalah penyakit yang menyerang orang dalam jumlah banyak dan terjadi di banyak tempat ).

Pada bulan Maret 2020, Peningkatan yang cukup siginifikan di indonesia membuat pemerintah mengambil langkah Social distancing, (menjaga jarak sosial, mengurangi perjumpaan, mengurangi kontak fisik), pemerintah pun menutup tempat wisata milik pemerintah bahkan hingga meliburkan kegiatan belajar mengajar demi memutus penyebaran COVID-19.

Social distancing yang dicanangkan pemerintah tidak serta merta menjauhkan diri kita dari berbuat baik kepada sesama, masih banyak cara yang bisa dilakukan untuk tetap bisa connecting /tersambung dengan dunia luar. Diantara dengan sedekah memalui LAZ (lembaga Amil Zakat).

Mereka tetap membutuhkan kita.

Saudara kita yang kurang beruntung  masih menunggu uluran tangan kita. Menunggu bantuan kita untuk mereka menjalani hari demi hari,  menunggu bantuan obat untuk anak atau orang tua mereka yang tengah sakit.  Ketika kita begitu hawatir dengan COVID-19 sementara mereka hawatir apakah mereka bisa makan atau tidak besok hari,” mungkin mereka tidak peduli dengan COVID-19, tetap berada dijalanan asal mereka bisa makan untuk melanjutkan hidup.

“Bentengilah hartamu dengan zakat, obati orang-orang sakit dengan bersedekah dan siapkan untuk menghadapi datangnya bencana” (HT. At-Thabrani)

Tidak ada salahnya kita merayu Allah dengan sedekah, berbuat kebaikan lebih banyak, menunaikan kewajiban kita sebagai seorang muslim. Di tengah kegelisahan yang melanda dunia, hanya Allah yang bisa memberi kita ketenangan, karena hanya Allah yang bisa memberikan obat dari setiap penyakit.

Tidaklah Allah menurunkan penyakit kecuali Dia juga menurunkan penawarnya.” (HR Bukhari).

LAZ Berperan Besar

Di Moment social distancing ini, peran Lembaga Amil Zakat (LAZ) sangatlah dibutuhkan, guna menjadi jembatan berkah, perantara  kebaikan antara satu dan yang lainnya, dan LAZ harus lebih serius menjalankan perannya dengan terus mengkampanyekan gerakan gerakan zakat dan infaq tanpa henti  dengan media eletronik yang pasti semakin banyak digunakan selama social distancing berlangsung.

Pusat Zakat Umat (PZU) sebagai salah satu LAZNas di Indonesia tetap beroperasi selama masa Work From Home ini, Bapak Heri Sebagai direktur Pendyaguaan Pusat Zakat Umat (PZU)  mengutarakan bahwa, layanan tetap terbuka bagi saudara kita yang membutuhkan dengan memperhatikan SOP kebersihan, seperti cuci tangan dan menggunakan masker ketika berhadapan dengan mustahik.

Sementara untuk pelayanan ambulance, PZU masih melayani antar ambulance gratis, ituppun dilakukan setelah interview dengan keluarga pasien terlebih dahulu.

Selain kampanye donasi, LAZ pun berperan serta memberi pemahaman kepada masyarakat cara memutus penyebaran COVID-19, termasuk membantu warga melakukan aksi mensterilkan wilayah yang tidak terjangkau oleh pemerintah.  Maka LAZ saling bahu membahu mengkampanyekan pencegahan covid-19, sekaligus membuka donasi untuk alat kesehatan dan kebersihan  yang kemudian akan didistribusikan ke warga tanpa memandang status sosial termasuk masjid dan madrasah dan wilayah sekeliling nya sebagai salah satu ikhtiar memutus penyebaran COVID-19.

Mari Bantu Mereka

Mengisolasi diri dan keluarga bukan berarti menutup akses berbuat kebaikan, pencegahan penyebaran covid 19 memerlukan tindakan yang lebih dari sekedar social distancing saja, karena bagi sebagian kita tidak bisa menghindari untuk tetap berada diluar lingkungan rumah, dan untuk melindungi diri dan yang lainnya Mereka memerlukan peralatan kesehatan yang harus digunakan secara terus menerus.

 

Bantu saudara kita yang tetap harus berjihad diluar rumah, mereka super hero keluarganya yang mempunyai kewajiban untuk dilaksakanan.  Bantu saudara kita yang harus tetap bekerja demi keberlangsungan kehidupan. Sekarang saat nya membantu sesama tanpa memandang status sosial. Bantu sesama kita dengan berdiam diri dirumah, social distancing (jaga jarak bersosial), namun juga tetap bersedekah membantu saudara (connecting) kita diluar sana yang mungkin sedang menunggu kita mengulurkan bantuan.

 

Cery Riksanegri

Marketing Komunikasi PUSAT ZAKAT UMAT

feature image: freepik.com

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB