www.pzu.or.id , Libur sekolah terkadang begitu menggiurkan bagi keluarga untuk mengisi liburan dengan hal hal yang menyenangkan, seperti berliburan bersama keluarga ke Mall untuk sekedar makan atau jalan-jalan, ke tempat-tempat wisata, baik itu jarak dekat ataupun jarak jauh.

Walaupun tidak ada larangan secara tegas terkait hal tersebut, kita harus belajar banyak dari negara-negara yang sudah terkena Corona hingga lockdown demi menutup akses penyebaran virus. Salah Satu Negara yang tiba-tiba sepi seperti tak bertuan adalah Italia. Penyebaran virus corona di Italia begitu cepat bahkan Italia kini punya lebih dari 12 ribu kasus positif virus corona, dengan angka kematian sudah lebih dari 800 orang. Sekitar seribu orang pulih, tapi kecepatan penyebaran virus di sana kini bikin pemerintahnya amat waswas.

Pemerintah Italia pun memutuskan untuk lockdown atau menutup akses seantero Negeri Menara Pisa. Tujuannya untuk mencegah sebaran Virus Corona meluas. Kebijakan ini  berlangsung dari 10 Maret hingga 3 April.

Sekitar 60 juta penduduk Italia pun terisolasi. Semua restoran dan kafe wajib tutup pada sore hari. Sekolah dan universitas juga diliburkan. Bahkan, Liga Sepak Bola Italia berhenti. bahkan sampai diharuskam menjaga jarak 1 meter jika berpapasan dengan orang lain.

Penyebab Virus Cepat Tersebar

Penyebab penyebaran virus yang begitu cepat di Italia diperkirakan akibat dari anak-anak muda yang terlalu meremehkan virus dan tidak mau kehilangan waktu untuk bergaul dan berpesta. Untuk menghentikan kebiasaan warga italia, Perdana Menteri Italy Giuseppe Conte pun mengeluarkan slogan “saya tetap di rumah” agar warganya mau merubah kebiasaan pergi keluar rumah yang bisa memicu penyebaran lebih cepat lagi.

Hal ini menjadi pembelajaran besar bagi kita untuk sebisa mungkin meminimalisir keluar rumah jika bisa ditunda dan menghindari datang ke lokasi public guna memutuskan tali penyebaran corona lebih meluas lagi. karena walaupun kita tidak terinfeksi kita bisa menjadi carrier (pembawa) virus tersebut.

Usia belia berpotensi menjadi Carrier (pembawa) Virus Corona.

Tidak ada salah nya kita meniru Italia, kita coba mengontrol keluarga terdekat kita untuk menghindari tertular dan menghindari menjadi carrier (pembawa) virus dan ditularkan dari satu oragng ke orang lain.  Beberapa hal bisa dilakukan untuk mencegah anak anak kita menjadi carrier diantaranya mencegah anak anak kita ke tempat ramai disaat liburan dan tetap belajar secara daring sesuai saran pemerintah. Membujuk dan mengarahkan ke kegiatan yang lebih positif dan lebih seru di rumah.

Seperti dijelaskan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anie BAswedan , alasan kebijakan menutup sekolah selama 2 pekan Karena hasil kajian menunjukan anak usia belia berpotensi besar menjadi Carrier meskipun tidak terdeteksi positif Corona.  Penularan dari orang dewasa satu ke orang dewasa yang lainnya, juga kegiatan belajar mengajar pasti melibatkan orang dewasa, juga dalam hal mengantar dan menjemput , hal ini akan meningkatkan intensitas pertemuan.

Setelah DKI Jakarta memutuskan meliburkan kegiatan sekolah, menyusul pada Sabtu malam, 14 maret 2020, walikota Bandung Oded M. Danial menggelar rapat koordinasi  terkait penanganan virus Corona di Pendopo bersama seluruh instansi terkait termasuk TNI dan POLRI. Hasil rapat memutuskan untuk menghentikan kegiatan yang mengumpulkan massa, sekaligus agar warga menghindari kerumunan massa, diantaranya Car Free Day (CFD) ditiadakan, fasilitas umum milik Pemkot di tutup termasuk kegiatan belajar mengajar di sekolah, dan disarankan untuk belajar jarak jauh.  “melakukan pembelajaran jarak jauh melalui media daring bagi peserta didik pada satuan pendidikan di bawah kewenangan pemerintah Kota Bandung” ujarnya.

Mari kita sama-sama waspada terhadap Corona, dengan mematuhi peraturan yang diterapkan oleh pemerintah, diantaranya,  menjaga kebersihan, cuci tangan dengan cara yang benar sesuai dengan yang dikampanyekan pemerintah setiap selesai berkegiatan, menghindari berjabat tangan, juga menghindari kerumunan massa, tidak lupa berdoa dan berserah diri kepada Allah (CR)

 

info: berbagaisumber

feature image : regional.compas.com

 

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB