www.pzu.or.id, Bandung. Radit  (21) seorang anak muda dengan berperawakan gagah berkulit putih tersenyum sumringah menyambut kehadiran kami disana, tidak ada raut sedih ataupun penyesalan di wajahnya. Ya, Radit telah kehilangan kaki kanannya pada November 2019 lalu. Dari pertemuan kemarin bersama Radit, dia bercerita mengenai kronologis kecelakaan yang menimpanya. Dari mulai awal kecelakaan hingga proses amputasi yang dijalaninya.
Kecelakaan menimpa Radhit terjadi ketika Radit berangkat untuk bekerja, bentor yang melanggar lampur merah tiba-tiba menabrak Radit dan menggilas kaki radit hingga remuk. Saat itu juga Radit dibawa ke Rumah Sakit terdekat, setelah melewati beberapa pemeriksaan, dokter menjelaskan kondisi kaki Radit yang terlihat sangat parah dan kemungkinan besar untuk mengamputasi kakinya, awalnya keluarga sempat menolak keputusan dokter untuk mengamputasi kaki Radit, namun demi menyelamatkan nyawa dengan berat hati keluarga akhirnya harus menyetujui.
Dengan kondisi seperti sekarang, Radit kehilangan kegiatan yang biasa dilakukannya, harus berhenti bekerja, dan lebih banyak di rumah. Tentu bukanlah hal yang mudah di usia produktif namun harus berdiam diri seperti sekarang. Hanya kaki palsu jalan satu-satu nya agar Radit bisa kembali berkegiatan seperti sedia kala dan menjadi Radit yang bekerja untuk membantu keluarganya.


Radit adalah anak ke tiga dari empat bersaudara, dua kaka nya telah meninggal dunia, Radith menjadi harapan dan tumpuan besar bagi kedua orang tua nya, Ayah Radit bekerja sebagai supir tembak yang akan mendapat penghasilan jika mendapat panggilan, dan tidak berpenghasilan tetap. Sementara sang Ibu sudah tidak lagi bekerja.
Dengan penghasilan yang tidak tetap, membeli kaki palsu bukanlah hal yang mudah untuk dilakukan dan bukan pula hal yang murah, mengingat kaki palsu dengan kenyamanan yang baik memerlukan biaya yang tidak sedikit. Sementara Radit pun sudah sangat berkeinginan tinggi untuk bisa beraktifitas lagi seperti sebelumnya, dan kembali mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan membantu sang ayah memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya. Mari bantu Radit mendapatkan kaki palsu, ayo bantu Radit menjadi pribadi mandiri lagi yang bisa berdiri dengan dua kaki.

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB