Login

Register

Login

Register

pzu.or.id. Subang- Pusat Zakat Umat (PZU) Kantor Layanan Kabupaten Tasikmalaya mendistribusikan 1 truk logistik kepada korban bencana banjir di Pamanukan, Subang pada Sabtu, 13 Februari 2021.

Satu truk logistik berisi sembako, Al-Qur’an, dan ratusan alat tidur yang disalurkan melalui Posko Persis Peduli Banjir yang berlokasi di Dusun Kertajaya RT 09 RW 02 Desa Kertajaya Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang dan Pesantren Persatuan Islam 51 Pamanukan yang berlokasi di Jln. Ion Martasasmita no 11 Dusun Pangadangan RT 13 RW 05 Desa Rancasari Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang.

Distribusi logistik ke Pamanukan yang merupakan hasil penghimpunan donasi dari masyarakat, warga jamiyyah dan gerai-gerai PZU dibantu oleh Pimpinan Daerah Persis Kabupaten Tasikmalaya beserta otonom dan lembaga Sigab serta Brigade Persis.

“Kami menerjukan 13 personel dari beberapa unsur di jamiyyah. Sengaja kami bawa karena selain distribusi bantuan, kami juga membantu bersih-bersih lokasi pascabanjir.” Ujar Muslih Suhendar selaku Kepala Pendayagunaan PZU yang menjadi amir safar.

Sebagai ketua Posko Persis Peduli Subang, Iqbal menyampaikan bahwa relawan yang ada difokuskan untuk membantu pembersihan fasilitas umum seperti masjid dan pesantren.

“Kami utamakan fasilitas umum cepat dibereskan dan kami membuat dapur umum yang bisa membagikan 500 bungkus makanan siap saji tiap hari karena banyak korban banjir yang masih terkendala jika harus memasak.” Kata Iqbal.

Di PPI 51 Pamanukan kondisinya sangat pemprihatinkan meski air sudah surut. Tampak barang-barang kotor berserakan dan peralatan pesantren hancur.

“Saat ini seluruh santri diliburkan sampai recovery pesantren selesai. Padahal sebelum kejadian para santri tsanawiah dan muallimin menjalankan aktivitas secara tatap muka, tidak daring.” Ucap Endang Miftah selaku pengajar di PPI 51.

Tim Sigab korda Kabupaten Tasikmalaya yang diketuai H. Iman Firman langsung bergerak membersihkan lingkungan pesantren meneruskan kegiatan yang sudah dilakukan korda-korda lain. PZU, brigade, dan otonom Persis dari Kabupaten Tasikmalaya juga bergerak membantu pemulihan. Bahkan, tim ibu-ibu yang dikomandoi Bu Evi Lutfia ikut serta mencuci peralatan pesantren yang kotor akibat lumpur.

“Air mulai membanjiri sejak Senin Subuh. Kami tidak sempat menyelamatkan dokumen-dokumen berharga. Barang-barang kami di asrama juga ada yang hanyut dan rusak karena lumpur.” Ujar Gitsa Zakiyatunnufus santriwati kelas VIII asal Dawuan, Subang.

“Kitab-kitab kami hancur, dokumen-dokumen penting beserta peralatan elektronik pesantren rusak.” Ucap Muhammad Rofiq selaku Mudir ‘Am PPI 51.

“Kami haturkan Jazaakallahu khoiron atas bantuan yang diberikan oleh PZU Kabupaten Tasikmalaya yang jauh-jauh menyempatkan datang ke sini. Sebelumnya kami tidak membayangkan ada saluran bantuan yang luar biasa dari berbagai pihak ini. Mudah-mudahan pesantren kami cepat pulih dan bisa melakukan aktivitas seperti biasa kembali.” Tambahnya sembari terisak. (/MF)

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB