Short Story

yuk traktir saudara kita yang membutuhkan.

Yuk Nraktir Saudara Kita

by Taufik Nuryadin

  • Rp20,000,000.00

    Funding Goal
  • Rp200,000.00

    Funds Raised
  • 0

    Days to go
  • Target Date

    Campaign End Method
Raised Percent :
1.00%
This campaign has been invalid or not started yet.
Bandung, Indonesia

Taufik Nuryadin

47 Campaigns | 0 Loved campaigns

See full bio

Campaign Story

Bandung, Warung baik adalah sebuah warung nasi gratis yang berada di terminal Cicaheum Kota Bandung. Di terminal ini tempat berkumpulnya para pencari nafkah yang berpenghasilan harian, seperti supir angkot, tukang ojeg, tukang jualan asongan, kenek bus, anak jalanan.

Warung nasi ini di jadikan sebagai “warung baik”, warung yang menyediakan makan gratis bagi pencari nafkah yang masih harus berjuang diluar rumah pada masa masa social distancing seperti sekarang ini. Berdasarkan hasil berbincang,  rata-rata penghasilan mereka anjlok hingga 80% maka dengan adanya makan gratis ini  mereka merasa cukup terbantu, karena bisa pulang dengan penghasilan utuh tanpa  terpotong uang makan.

Mari bantu saudara kita dengan mendukung program warung baik ini. Hanya dengan 15.000 maka kita telah membantu seorangg pejuang nafkah. Sejatinya mereka sama seperti kita, ingin berada dirumah melindungi diri dan keluarga dari COVID_19 namun apa daya, jika mereka tidak pergi maka anak dan istri mereka tidak akan makan. Jika kita tidak membantu secara materi, mungkin kita bisa meringankan sedikit beban mereka dengan mememnuhi kebutuhan perut sebagai amunisi untuk tetap sehat agar tetap bisa pulang menemui keluarga mereka.

Salurkan kepedulian Anda dengan transfer donasi melalui Aplikasi Kita Saudara (hadir di Playstore) atau melalui transfer ke rekening 711 2222 507 Mandiri Syariah a.n Pusat Zakat Umat.

kirim bukti transfer melalui pesan WA ke 08112222501
Jazakallahukhoiron Katsiro

  • Eri (pedagang odading)

    Eri (pedagang odading): penghasilan menurun drastis selama masa covid ini…

  • IIs( Supir angkot ) :

    IIs( Supir angkot ) : penghasilan menurun drastis, malah kadang ga kebagian penumpang

  • Yudi (Tukang ojek)

    Yudi (Tukang ojek): menurun banget sampe kmren juga cumin satu kali narik, biasanya 8-10 penumpang

  • Uwen (supir bis)

    sama sekali gada penumpag gara gara corona ini….

  • Ade (jualan siomay )

    penghasilan parah pisan duh… sampe ga dapet uang kalo di terminal..saya keliling kepasar sampai ke cicadas sekarang mah…

  • Cecep (supir ojol)

    pendapatan menurun semenjak ada corona, dari pagi sampai siang penumpang masih nol …