1. Patungan saham kambing.

Seekor kambing mencukupi untuk sekeluarga di rumah tangga walaupun keluarga itu banyak. Tetapi yang dapat pahala qurban hanya yang berqurban saja, adapun yang lain bebas dari tuntutan.

عَنْ عَطَاءِ بْنَ يَسَارٍ يَقُولُ سَأَلْتُ أَبَا أَيُّوبَ كَيْفَ كَانَتِ الضَّحَايَا عَلَى عَهْدِ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ كَانَ الرَّجُلُ يُضَحِّي بِالشَّاةِ عَنْهُ وَعَنْ أَهْلِ بَيْتِهِ فَيَأْكُلُونَ وَيُطْعِمُونَ حَتَّى تَبَاهَى النَّاسُ فَصَارَتْ كَمَا تَرَى.

Dari Atha bin Yasar berkata,”Saya bertanya kepada Abu Ayub, bagaimana keadaan qurban zaman Nabi saw. katanya, ‘Adalah seseorang qurban dengan seekor kambing bagi dirinya dan ahli rumahnya, kemudian mereka makan dan membagikan sehingga orang-orang gembira sebagaimana yang engkau lihat. (HR. At-Tirmidzi)

Adapun seekor kambing untuk beberapa orang dengan cara patungan tidak terdapat keterangan.

 

2. Patungan saham sapi dan unta

Terdapat keterangan yang menunjukkan bolehnya berqurban dengan cara patungan yaitu seekor sapi maksimal untuk tujuh orang dan seekor unta maksimal untuk sepuluh orang. Sebagaimana keterangan berikut:

أَمَرَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ نَشْتَرِكَ فِى الإِبِلِ وَالْبَقَرِ كُلُّ سَبْعَةٍ مِنَّا فِى بَدَنَةٍ.

“Rasulullah saw. memerintahkan kami agar berserikat dalam unta atau sapi. Setiap tujuh orang dari kami berserikat dalam seekor badanah (unta atau sapi yang gemuk)[1].

عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – قَالَ: الْبَقَرَةُ عَنْ سَبْعَةٍ وَالْجَزُورُ عَنْ سَبْعَةٍ

Dari Jabir bin Abdullah bahwa Rasululah saw. bersabda, “Seekor sapi (mencukupi) dari tujuh orang dan seekor unta (mencukupi) dari tujuh orang.”[2]

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ : كُنَّا مَعَ رَسُولِ اللهِ  صَلَّى اللَّه عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِى سَفَرٍ فَحَضَرَ الأَضْحَى فَاشْتَرَكْنَا فِى الْبقَرَةِ سَبْعَةً وَفِى الْبَعِيْرِعَشْرَةً.

Dari Ibnu Abbas, ia berkata, “Kami bersama Rasululah saw. dalam perjalanan, maka tiba waktu ‘Idul Adha, lalu kami patungan untuk seekor sapi tujuh orang dan seekor unta untuk sepuluh orang.” (HR. At-Tirmidzi)

Ketentuan patungan pada hadis di atas merupakan ketentuan Syar’i, yaitu ukuran yang ditetapkan secara syariat. Maka jumlah tersebut merupakan batasan maksimal dan statusnya sebagai syarat sah urunan unta maksimal untuk 10 orang & sapi maksimal untuk 7 orang.

 

3. Patungan saham qurban untuk lembaga

Bila satu lembaga atau instansi menyelenggarakan qurban dengan cara patungan yang tidak sesuai dengan ketentuannya maka qurban itu tidak sah

Dewan Hisbah Persatuan Islam. 2019. Masalah Seputar Idul Adha dan Qurban. Bandung-Persispres

[1] HR. Muslim, Shahih Muslim, II:882, No. hadis 1213, II:955, No. hadis 1318, Ahmad, Musnad Ahmad, III:292, No. hadis 14.148, Al-Baihaqi, As-Sunan Al-Kubra, V:234, No. 9974, IX:294, No. hadis 19.017, Ath-Thabrani, Al-Mu’jam Al-Kabir, VII:120, No. hadis 6563, Ibnu Al-Ja’di, Musnad Ibnu Al-Ja’di, I:384, No. hadis 2628

[2] HR. Abu Dawud, Sunan Abu Dawud, III:98, No. hadis 2808, Ath-Thabrani, Al-Mu’jam Al-Awsath, VI:98, No. hadis 5917, IX:35, No. hadis 9064.

 

Bersihkan Harta Dengan Zakat

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB