Sebagian masyarakat di beberapa wilayah Indonesia dikejutkan oleh banjir besar yang melanda sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Banten, Bandung pada awal tahun baru 2020. Intensitas dan curah hujan yang tinggi mengguyur ibukota semenjak malam tahun baru membuat tinggi permukaan air naik secara cepat dan warga tidak memiliki kesempatan untuk mengevakuasi diri maupun menyelamatkan harta benda.

Info dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan curah hujan dalam beberapa hari terakhir mencapai 377 mm, yang merupakan tertinggi dalam 20 tahun terakhir. Wilayah Bekasi, Tangerang, Bandung Barat, Cikampek dan Cipali pun terkena dampak banjir. Tidak hanya itu, banjir bandang juga menghantam Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.
Setelah banjir mulai surut, perlahan-lahan masyarakat akan langsung membersihkan rumahnya dari lumpur dan kotoran yang mengendap selama banjir. Air, lumpur dan kotoran yang masuk ke dalam rumah karena banjir tidak hanya dapat merusak benda-benda yang terendam tapi juga dapat mengganggu kesehatan di lingkungan dalam rumah.
  • Kenakan masker pelindung ketika membersihkan rumah
  • Jemur barang-barang yang terkena banjir untuk menghindari berkembangnya jamur
  • Bersihkan rumah dengan karbol, pembersih antiseptik atau disinfektan untuk mencegah terjangkit kuman penyakit
  • Periksa dulu keamanan stop kontak, kabel listrik, alat elektronik atau gas sebelum mencoba untuk menyalakan kembali
  • Hati-hati dengan binatang berbahaya yang terdampar di rumah pasca banjir (misal: ular, biawak maupun tikus dan kecoa yang bisa menyebabkan penyakit)
  • Bersihkan rumah dengan penerangan yang cukup untuk menghindari terkena benda-benda tajam
  • Gunakan kaporit untuk membersihkan air sumur yang tercemar banjir
  • Cuci tangan sebelum makan dan minum setelah membersihkan rumah
  • Waspada dengan penyakit leptospirosis yang diakibatkan oleh kencing tikus yang terkena air banjir, kenali gejalanya dan apabila dirasa kurang sehat segera hubungan petugas kesehatan terdekat
Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap ancaman banjir susulan dikarenakan Jabodetabek belum memasuki puncak musim hujan. Kesiapsiagaan perlu dimiliki oleh seluruh masyarakat, tidak hanya yang terdampak banjir karena dikhawatirkan area yang terdampak banjir dapat meluas. Untuk tips siaga menghadapi banjir, masyarakat dapat melihat panduan kesiapsiagaan menghadapi banjir yang dimiliki oleh PREDIKT.
Membersihkan rumah pasca terkena banjir memang tidak bisa dilakukan dalam waktu yang cepat. Jangan lupa utamakan keselamatan dan kesehatan keluarga selalu, ya!
Oleh: Tika Savitri Pandanwangi, S.Si, M.Si (Han), Program Manager PREDIKT, anggota Masyarakat Penanggulangan Bencana Indonesia (MPBI) dan U-Inspire Indonesia
Dalam membersihkan rumah, ada baiknya kita berhati-hati karena tidak pernah tahu benda apa yang hanyut bersama dengan banjir dan air banjir pun berkemungkinan untuk membawa kuman serta bibit penyakit. Berikut hal-hal yang harus diperhatikan dalam membersihkan rumah pasca banjir:
sumber : https://kumparan.com/tika-surapati/9-hal-yang-harus-diperhatikan-saat-membersihkan-rumah-pascabanjir-1sZB7GbOx6b
https://minews.id/wajib-tahu-ini-tips-bersih-bersih-rumah-usai-terendam-banjir/

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB