www.pzu.or.id, Bandung (16/10/2019) Persis menggulirkan kegiatan Bedah Buku Sejarah Pemikiran dan Gerakan Politik Persis karya Tiar Anwar Bachtiar dan Pepen Irpan Fauzan. Bedah buku diselenggarakan di Hotel Amarrossa, Bandung.

Bedah buku merupakan salah satu serpihan kontribusi Persis di dunia literasi. Hal itu pun menjadi bukti bahwa Persis konsisten dalam pembinaan umat, terlebih melalui budaya literasi yang ditularkan dari generasi ke generasi.

Persis sebagai organisasi yang berdiri sebelum kemerdekaan Indonesia memiliki peran strategis menjelang kemerdekaan Indonesia. Setelah kemerdekaan, Persis masih terus berperan menjaga keutuhan Indonesia.

Menurut Tiar Anwar Bachtiar, “Persis selalu berada di posisi mendukung Negara Kesatuan Republik Indonesia”. Sejarah Persis membuktikan, bahwa keder-kader Persis di masa yang lalu punya peran strategis dalam pemikiran dan pergerakan di Indonesia. Terbukti, A. Hasan sebagai salah satu tokoh Persis banyak menularkan gagasan-gagasan yang menginspirasi anak-anak bangsa untuk teguh dalam perjuangan berbangsa dan bernegara.

Gerakan politik Persis berbasis individual capacity”, tutur Prof. Atip Latipulhayat. Lebih lanjut, Prof Atip menuturkan bahwa “Pemikiran politik Persis itu adalah kelanjutan dari proses politik perlawanan terhadap Kolonialisme”. 

Dalam bedah buku tersebut, hadir pula Ketua Umum Persis, KH. A.Zakaria. Ketua Umum Persis turut berbangga dan menikmati jalannya acara bedah buku tersebut. (/HFH)

Open chat
1
Assalamualaikum Wr WB