Press Rilis BNPB Untuk Bencana Papua, NTB Dan Yogyakarta

JAKARTA-pzu.or.id, Senin,18 Maret 2019 bertempat di gedung BNPB Jakarta Timur, Bapak sutopo Purwo Nugroho, Kapusdatin Humas BNPB melakukan siaran pers, menghadirkan 3 data penting terkait kebencanaan yangterjadi di 3 provinsi di indonesia yaitu, PAPUA, NTB, dan Yogyakarta.
Dalam laporannya tersebut dimulai dari bencana Banjir bandang di sentani, 77 meninggal dunia, 43 dinyatakan hilang, 74 orang luka, 4226 orang mengungsi di 6 titik, 11.725 kk terdampak. CVBNMDVBCVBNMVBNM,\
Sementara di yogyakarta, hujan yang terjadi pada 17 maret 2019 terjadi sepanjang hari. Hujan di sebabkan adanya siklon savannah di samudera hindia, barat daya lampung, mengakibatkan kelambatan angin di wilayah jawa. Suhu permukaan laut yang tinggi menyebabkan pembentukan awan hujan di wilayah jawa.
Banjir dan tanah longsor di DIY ini menyebabkan setidaknya :
• kab. Kulon progo 580 jiwa mengungsi di 6 titik. 39 jiwa mengungsi di rumah saudara
• kab. Gunung kidul. Di kab. Bantul 2 orang meninggal dunia dan 3 orang tertimbun longsor, sementara 6908 jiwa mengungsi di 32 titik posko bencana. Kerusakan yang terjadi juga menyebabkan 20 rumah rusak, 1 talut, 4 akses jalan terdampak kerusakan, dan 3 jembatan rusak. Angin kencang juga menyebabkan 5 unit rumah rusak, 8 titik jalan akses tergenang, 5 jaringan listrik rusak.
• Sementara banjir di jawa tengah di kab. Purworejo tidak ada korban jiwa, tapi sebanyak 1099 jiwa mengungsi di 8 titik. Di kab. Wonogiri 43 jiwa mengungsi di pos pengungsian dan rumah saudara, sehingga total daerah terdampak secara wilayah di DIY dan Jawa Tengah adalah 2 provinsi, 5 kabupaten,33 kecamatan dan 43 desa menjadi wilayah terdampak bencana ini.
Sumber : BNPB

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *