Meningkatkan Ibadah Di Bulan Ramadhan | Friday, 20 July 2012

Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan berkah, setiap kebaikan yang dilakukan oleh seorang muslim akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah Swt. Oleh karenanya bulan barakah ini merupakan moment yang tepat bagi setiap muslim untuk meningkatkan ibadahnya kepada Allah swt.

Peningkatan ibadah di Bulan Ramadhan dapat dilakukan dengan peningkatan kualitas maupun kuantitas ibadah selama bulan ramadhan.

Peningkatan kualitas ibadah selama bulan ramadhan berarti upaya untuk memperbaiki niat dan kaifiat setiap ibadah yang kita lakukan. Jika sebelumnya,  kekhusuan ibadah sering terabaikan maka di bulan ini kekhusyuan dalam beribadah semakin diperhatikan, jika sebelumnya shalat shalat lima waktu sering telat dan dilaksanakan secara munfarid maka di bulan Ramadhan selalu berusaha untuk shalat tepat waktu dan berjama'ah di masjid. Yang tadinya tidak pernah shalat sunat maka di bulan ramadhan jadi rajin shalat sunat.

Adapun peningkatan kuantitas ibadah selama bulan Ramadhan berarti kita memperbanyak ibadah selama bulan tersebut. Dan ternyata tidak setiap ibadah dapat kita perbanyak jumlahnya sesuka hati kita. Seperti shalat sunat misalnya, kita tidak dapat memperbanyak shalat sunat di luar yang telah ditetapkan oleh Rasulullah saw. Karena setiap ibadah telah ditetapkan ketentuannya oleh Allah dan Rasul-Nya.

Diantara ibadah yang dapat kita tingkatkan kuantitasnya selama bulan Ramadhan ialah shadaqah dan membaca al-Qur'an.

Ibnu Abbas pernah menceritakan tentang keadaan Rasulullah saw, bahwasanya beliau merupakan seorang yang dermawan, dan ketika datang bulan Ramadhan, kedermawanan beliau semakin meningkat dan Jibril senantiasa menemui Beliau setiap malam untuk tadarus al-Qur'an.

Shadaqah merupakan kewajiban bagi setiap muslim. Dan bershadaqah itu ternyata tidak mesti dengan harta saja. Setiap kebaikan yang kita lakukan merupakan shadaqah. Rasulullah saw. Pernah bersabda, Setiap anggota tubuh manusia wajib disedekahi, setiap hari dimana matahari terbit lalu engkau berlaku adil terhadap dua orang (yang bertikai) adalah sedekah, engkau menolong seseorang yang berkendaraan  lalu engkau bantu dia untuk naik kendaraannya atau mengangkatkan barangnya adalah sedekah, ucapan yang baik adalah sedekah, setiap langkah ketika engkau berjalan menuju shalat adalah sedekah dan menghilangkan gangguan dari jalan adalah sedekah. (Riwayat Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah)

Shadaqah yang paling mudah dilakukan pada bulan Ramadhan ialah dengan memberikan makanan berbuka bagi yang shaum, walaupun sekedar seteguk air. Imam Tirmidzi meriwayatkan dari  Zaid bin Khalid al-Juhanny, bahwa  Nabi saw., bersabda, "Barangsiapa memberi makanan untuk berbuka, maka ia mendapat pahala yang sama dengan orang yang sedang shaum, dengan tidak mengurangi pahala orang yang shaum tersebut sedikitpun" dalam riwayat lain disebutkan, beliau bersabda: Allah akan memberikan pahala ini bagi siapa saja yang memberi makanan bagi yang shaum, walaupun dengan sebiji kurma, seteguk air, atau setetes susu.

Demikian juga dengan ibadah membaca al-Qur'an. Setiap huruf yang kita baca dari al-Qur'an akan memperoleh pahala 10 kebaikan. Semakin banyak kita membaca al-Qur'an maka akan semakin banyak kebaikan yang kita peroleh. Dari Ibnu Mas’ud ra, Rasulullah bersabda, ”Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka akan mendapat hasanat dan tiap hasanat mempunyai pahala berlipat 10 kali. Saya tidak berkata Alif Lam Mim itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dn Mim satu huruf.” (HR Tirmidzi)

Bagi yang belum lancar membaca al-Qur'an tak usah minder dan putus asa untuk selalu membaca al-Qur'an karena  Rasulullah saw telah memberikan jaminan dua pahala bagi yang membaca al-Qur'an dengan terbata-bata. Dalam Shahihain, disebutkan pula hadits dari Aisyah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an kelak (mendapat tempat disurga) bersama para utusan yang mulia lagi baik. Sedangkan orang yang membaca Al-Qur’an dan masih terbata-bata, dan merasa berat dan susah, maka dia mendapatkan dua pahala.”

Rasulullah SAW selalu membaca Al-Qur’an. Beliau juga suka mendengarkan bacaan dari sahabatnya, khususnya sahabat Ibnu Mas’ud. Beliau berlinang air matanya bila membaca dan mendengarkan bacaan Al-Qur’an, seperti yang dikisahkan dalam sebuah hadits dari Ibnu Mas’ud: Suatu ketika Rasulullah SAW meminta Ibnu Mas’ud untuk membacakan Al-Qur’an. Ibnu Mas’ud berkata: “Ya Rasulullah, bagaimanakah saya membacakan untukmu, padahal Al-Qur’an diturunkan kepadamu?”. Dijawab nabi SAW: “Saya ingin mendengar dari orang lain”. Ibnu Mas’ud berkata, ”Maka saya bacakan surat An Nisa hingga sampai pada ayatFa kaifa idzaa ji’na min kulli ummatin bisyahidin waji’na bika ’ala ha’ula’i syahiida” (Bagaimanakah jika Kami telah mendatangkan untuk setiap ummat saksinya dan Kami jadikan engkau sebagai saksi atas semua ummat itu). Nabi bersabda, “Cukuplah sampai di sini”. Saya menoleh melihat nabi SAW sedang bercucuran air mata.“ {HR. Bukhori dan Muslim}.

Oleh karena itu, jika kita membaca al-Qur'an jadikanlah hal tersebut ibadah lisan kita dengan melafalkan bacaan al-Qur'an secara jelas dan  keluarkan suara kita dengan nyaring. Jika bacaan kita bagus, mudah-mudahan membawa ketentraman bagi kita dan orang yang mendengar bacaan kita. Dan  jika bacaan kita belum bagus dan masih banyak salahnya, mudah-mudahan dengan sering dilatih akan menjadi bagus dan  ada orang yang mau membetulkan bacaan kita.

Dalam surat Fathir ayat 29, Allah swt berfirman, "Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mendirikan shalat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi"

Semoga Ramadhan tahun ini menjadi ramadhan yang terbaik bagi kita dengan semakin baiknya kualitas ibadah dan semakin banyaknya amal ibadah yang kita lakukan diantaranya dengan memperbanyak shadaqah dan tadarus al-Qur'an.

 

Wallaahu a'lam

Aso al-Bakr ( Pusat Zakat Umat )

Comments

belum ada komentar

Leave a Comment

  • Nama
  • Mail   
  • Komentar